Analisis Faktor Internal dan Eksternal dalam Konteks Ketahanan Demokrasi Indonesia

Authors

  • Afrilia Linra Universitas Bina Darma Author

Abstract

Artikel ini membahas ketahanan Demokrasi Pancasila terhadap berbagai ancaman internal dan eksternal. Faktor internal mencakup korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, penyebaran hoaks, radikalisme, intoleransi, lemahnya hukum, dan rendahnya partisipasi politik. Sementara itu, faktor eksternal meliputi intervensi asing, ketergantungan ekonomi, serta konflik perbatasan. Dengan pendekatan studi pustaka, artikel ini menyoroti bagaimana akumulasi ancaman tersebut dapat melemahkan nilai-nilai demokrasi. Ditekankan pula pentingnya strategi penguatan, seperti pendidikan politik, penegakan hukum yang adil, literasi digital, dan keterlibatan generasi muda. Tujuannya adalah membangun ketahanan demokrasi yang responsif terhadap tantangan zaman.

This article explores the resilience of Pancasila Democracy against various internal and external threats. Internal factors include corruption, abuse of power, the spread of hoaxes, radicalism, intolerance, weak law enforcement, and low political participation. External threats involve foreign intervention, economic dependency, and territorial disputes. Using a literature study approach, the article highlights how these threats collectively undermine the core values of democracy. It also emphasizes the importance of strengthening strategies such as political education, fair law enforcement, digital literacy, and youth involvement in democratic processes. The goal is to build a resilient democratic system capable of responding to contemporary challenges.

Downloads

Published

02-01-2026